Kamis, 28 Juni 2012

Mama Papa sering minta Pulsa


Ipul        : “Jon Pinjem duit lo donk, lagi gak bawa duit nih”
Jono      : “lah buat ape lo pul?”
Ipul       : “ini mama sms gue, minta dikirimin pulsa katanya dia lagi di kantor polisi”
Jono     : “Lah elu kan biasanya manggil emak, sok sokan manggil mama segala?”
Ipul      : “Nah itu yang gue bingung, yauda urusan tar itu sekarang mana duit lo pinjem bentar, gue takut dibilang durhaka kalo mangkir sama perintah emak(mama)”
Jono     : “yaoda nih buruan sonoh beliin”
(Pulsa Gocap pun nyungsep di nomer mama gadungan itu, dan Modus si mama pun sukses)


 
Yap Ilustrasi diatas sedang menggambarkan reaksi korban tindak kriminal yang sudah mengudara beberapa waktu lalu. Modus yang dilakukan dengan memanfaatkan keadaan teknologi yang ada saat ini dan mengangkat status mama ataupun papa bahkan sampai paman, budhe dan kakak sebagai aktor dalam modus ini. Kasus seperti ini memang bukan kali pertamanya yang terjadi di Indonesia, sebelumnya juga sempat ramai kasus penipuan format sms berkedok “pemenang kuis” dan saya pun sering mengalami sms yang mengatasnamakan pihak stasiun Televisi swasta yang memberitahukan kalau saya memenangkan hadiah undian mobil mewah. Setelah membaca sms tersebut lantas tidak membuat saya bergegas pergi ke ATM melainkan cuman senyum kecut di depan layar hape hehehe soalnya sudah kebal sih sama yang beginian. Namun tidak menutup kemungkinan modus yang seperti ini bisa sukses menggondol korbannya.

Metode Modus penipuan mama minta pulsa ini adalah dengan cara mengirim sebuah sms ke nomor calon korbannya. Yang inti dari sms tersebut adalah pengirim mengaku sebagai anggota keluarga si target yang meminjam nomor temannya untuk sms dan meminta agar segera mengirimkan pulsa ke nomor baru si pengirim. Dan tak jarang si Pengirim menggunakan tempat Kantor Polisi sebagai alasannya (mungkin memang benar tempat seharusnya si Pengirim adalah Kantor polisi aka Sel hehehe)

Ini sms MAMA:
Ini Mama lagi pinjam hp orang, tolong beliin Mama pulsa 50rb ke nomor ini 081288142XXX, Mama lagi ada masalah di kantor polisi. Jangan ditelpon/sms dulu. Nanti Mama yang telpon, sekarang penting”.
 Bentuk sms penipuan si  mamagadungan
 
Pencetusan ide penipuan ini memang sedikit konyol kalau menurut saya karena akan ada beberapa kemungkinan yang terjadi jika situasi calon korban tidak sesuai dengan gambaran yang di lontarkan kepada si penipu (pengirim).  Misalnya seperti yang pernah saya alami sebagai berikut :
(1) dalam isi sms, sang penipu menyebut kata mama sebagai modusnya sedangkan pada keseharian saya adalah manggil Ibu. Darisitu sudah terlihat aneh bukan? Oke itu bisa dimaklumi barangkali emang Ibu saya pengen sekali kali dipanggil mama J Positive thinking aja lah hehehehe.
(2) si Penipu mengatakan jika mama sedang ada di Kantor Polisi, tapi kenyataannya pada saat itu saya dan ibu saya lagi asyik liat FTV naga-naga yang lagi perang di stasiun tv swasta spesialis ftv naga, lantas dengan ketawa yang sejadinya saya suruh ibu baca isi sms tersebut dan ibu pun nyeletuk begini “wong edan arep nipu kok gak gawe akal” hahah maap pake basa jawa tapi emang gitu nyeletuknya hehehehe. (orang gila mau nipu kok gak pake akal).

Penipuan sms mama dan papa ini sudah tidak bisa dianggap sepele lagi karena banyaknya korban yang ada serta dapat mencoreng dunia pertelekomunikasian di Indonesia saat ini. Sempat saya berpikir modus kriminalitas di Negeri ini kok begitu lucu dan sesimpel ini ya, apakah di Negeri Luar sana juga ada modus yang seperti ini?? Hehehe. Walaupun Korban dirugikan dengan nominal yang tidak seberapa tapi tetap saja kesal kalau sempat menjadi korbannya seperti teman sekolah saya. Dengan adanya modus mama minta pulsa masyarakat jadi geram dibuatnya dan tidak nyaman sebagai konsumen komunikasi di negeri ini. Peran Media sangat penting untuk mensosialisasikan modus penipuan pulsa sehingga diharapkan tidak ada korban selanjutnya. Operator seluler juga diharapkan kompak dalam membekukan kasus ini dengan menyebarkan broadcast-broadcast SMS kepada para konsumennya agar berhati-hati dan mengabaikan sms mama minta pulsa tersebut. Kita wajib akui jika tindak kriminal di Indonesia saat ini sudah marak dan beragam modusnya. Dan khususnya modus penipuan yang satu ini memang membuat kesal, bayangkan jika dalam sehari anda mendapat sms sebanyak 4 kali yang isinya sama minta diisiin pulsa, Lah emang kita dikira konter berjalan apa, buset dah penipu itu. 

Dan untuk mengumpan balik kepada si penipu itu seringkali saya dan teman-teman saya membalas sms tersebut dengan sindiran yang konyol sampai cemoohan yang begitu pedas, mungkin pedasnya melebihi sambel bajak hehehe. Suatu ketika temen cewek saya bales smsnya karena sudah bete dapat sms yang junk gitu. Seperti ini....

 “dih mama centil banget, di kamar aja pake sms segala aku kan lagi diluar rumah, sini dong ma keluar kamar atau akunya aja yang nyamperin ke kamar?”

Dan tak lama kemudian si penipu membalas dengan balasan yang bikin pengen nampar bolak balik plus bikin ketawa kelonjotan. Dia membalas “An**ng, mo*y*t.....” dan seisi kebun binatang disebutin hahaha. Nah yang kedua ini temen saya yang lain malah konyol, dia bales sms seperti ini

mama kenapa sih?  Sms nggak pernah~ , nelfon nggak pernaah~ aku nggak punya maamaaa....~~ aku punyanya emaaakk~~ “

Hahaha serius dibales demikian tapi sayangnya penipu nggak membalas lagi sms teman saya tersebut. Oh ya kabarnya sekarang dengan kita bales sms mama tersebut otomatis pulsa kita akan tersedot dengan sendirinya (waa penipu sekarang uda jago IT ya, sekolah S1 nya dimana tuh? *eh hehehe). Belum selesai kasus yang seperti muncul lagi Modus baru, yang sebelumnya mama hanya berani meminta pulsa via sms sekarang lebih mainstream yakni langsung melalui telepon berbicara dengan calon korban, memang modus ini masih baru dan belum banyak yang mengetahuinya tapi alhamdulillah masyarakat sekarang sudah waspada dengan mama-papa palsu. Hal itu berkat sosialisasi himbauan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) dan juga peran partisipasi Operator seluler yang serius menangani kasus seperti ini dengan memblokir langsung nomor yang digunakan si mama-papa tukang minta itu. Serta tidak lupa seringnya pemberitaan kasus ini di Media televisi yang memang jauh lebih efisien efek yang dihasilkan membuat masyarakat harus semakin jeli terhadap berbagai modus kriminal. Memang Indonesia merupakan negara dengan jumlah kepadatan penduduk yang bisa dibilang tidak sedikit, sehingga akan memicu berbagai kriminal didalamnya. Mungkin hanya Indonesia yang mempunyai mama-papa-paman-kakak-budhe yang kerjaannya minta pulsa mulu hehehe, alangkah kreatifnya Modus yang dilakukan :p , walaupun banyak penipu cerdik dalam memakai berbagai modus kita juga kudu wajib lebih cerdik dari si penipu. WASPADALAH WASPADALAAHH~

1 komentar:

  1. Semangat mengindonesiakan indonesia...
    semangat Indonesia!!
    salam anak negeri

    Blogwalking sore & Mengundang juga blogger Indonesia hadir di
    Lounge Event Tempat Makan Favorit Blogger+ Indonesia

    Salam Spirit Blogger Indonesia

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...