Kamis, 04 Oktober 2012

How OC became an alay

Shock!
Fenomena alay yang makin mewabah dunia keremajaan Indonesia sekarang perlu dikontrol eksistensinya, kalo sudah melampaui batas yang tidak wajar, kita harus memeranginya demi lestarinya EYD dan KBBI di Negeri tercinta ini. Jangan sampai EYD dan KBBI punah hanya gegara tulisan kalkulator yang bikir lidah belibet bacanya. 

Alay dibedakan menjadi beberapa tipikal sesuai penggunaannya, Yup alay kan banyak macamnya ya, ada tulisan alay, gaya alay, alay sosial media, alay ngomong dan masih banyak macam alay-alay lainnya  yang belum eksis dikalangan remaja negeri kita, dan kali ini saya akan sedikit mengulas tentang sudut Alay dalam mode penulisan. 

Hiya Negara kita kan pake sistem EYD buat penulisan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, Oleh karena itu semua aturan penulisan Bahasa Indonesia formal sudah diatur oleh EYD dan itu sudah masuk kurikulum semua kalangan pendidikan.

Minggu, 23 September 2012

Kutemui Kau Dalam Mimpiku (Owl City Blog-post Cover)

The credit of this post goes to the one of my favourite blog-post by Adam Young (frontman of Owl City), I’ll See You In My Dreams, on July 5th, 2011.


--- 
Aku bertaruh, seorang gadis di suatu tempat semalam memejamkan matanya dan tiba-tiba menemukan dirinya tengah berdansa.
Berdansa sambil bergandengan tangan dengan seorang lelaki misterius di suatu ruang dansa.  Nafasnya tertahan ketika sadar bahwa ia sedang mengenakan gaun paling elegan dan sempurna yang pernah dilihatnya, mengingat piyama tua yang tadi ia pakai sebelum tidur.  Dengan kerendahhatian ia tersenyum, dan diam-diam ia merasa seperti gadis paling cantik di ruangan tersebut... dan percayalah, memang iya.
Awalnya ia agak ragu karena segalanya terlihat sedikit kabur dan ia tidak terlalu yakin siapa lelaki yang tengah berdansa dengannya.  Perlahan keraguan itu lenyap dan ia sadar, lelaki tampan dengan tuxedo ini adalah nyata dan SATU-SATUNYA.  Ia tidak dapat menjelaskan tetapi jauh di dalam hatinya ia tahu, ia sedang berdansa dengan lelaki impiannya.  Ketika lelaki ini tersenyum padanya, kakinya melemas seakan ribuan kupu-kupu hendak beterbangan dari dadanya.  Ia tidak dapat menjelaskan apa yang terjadi, ia hanya dapat merasakannya. Suasana saat itu sungguh gemerlap dan mempesona, bahkan ia tidak dapat menyembunyikan pipinya yang merah merona.

Sabtu, 22 September 2012

Kapankah Ini?

Jiwaku masih disini
Ragaku masih menepi
Pikirku masih menanti
Kapankah aku berseri?

Kakiku tak berlari
Telapakku tak berbagi

Minggu, 02 September 2012

Merah Putih Mendarah Daging

Ahh rasanya sudah lama nggak ngisi blog ini , sampai pada akhirnya jemariku ini sepertinya horny untuk menulis kembali dan menghidupkan mini site ini *kebas-kebas debu di dashboard*. Okelah sebelum aku menguak bacotan yang sekiranya bisa ngentengin kapasitas isi kepalaku, aku mengucapkan minal minul *ehh “ Minal aidzin wal faidzin ya, Mohon maaf lahir bathin”. Kembali ke Nol ya :) 

Sepertinya aku baru saja melewatkan segudang momen yang mungkin seharusnya di bekukan dalam blog ini tapi apa daya karena ini Negeri berbayar, Koneksi Internet berbayar, Masuk ponten juga berbayar, apalagi mandi nambah serebu, duuhh banyak ngeluhnya ya aku. Hidup ohh Hiduuup.....
alasannya cukup fleksibel yaitu gada duit buat ngasih mamam modem :( tapi alhamdulillah pada akhirnya setelah mengumpulkan lembaran salam tempel dari segala penjuru, derajat aku di dunia maya ini terasa terangkat kembali. 

Jum’at 17 Agustus 2012
saat kakiku menapaki jalan depan rumah, embun sudah mengering, mungkin kalor mentari mulai bekerja walaupun dingin sisa udara malam masih menusuk sekujur kulitku.

Jumat, 03 Agustus 2012

Kentut, Batal Puasa (?)

Setelah bahas sebuntel kentut tempo hari, kini saya membahas kentut yang dihubungkan dengan Puasa. Iya postingan ini terinspirasi dengan pertanyaan adek kemaren, dia nanya pake gaya chibi. “Mas kentut iku posone batal gak? Lek sholat kan batal mas” kurang lebih seperti itu. Ahh pakai bahasa indonesia aja yah conversationnya biar gampang dicerna.
“Kentut? Kata sapa? Iyasih bisa batal. Hayooo abis kentut yaaa? Batal bataaal batal bataaal” dengan kalimat saya seperti itu langsung adek saya minum air es tanpa aba-aba. *gleekkk* biarin ajadah belum sunat juga ya meski biasanya puasa full sampe magrib.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...